- / / : 081284826829

Demam Berdarah



Demam berdarah dengue (DBD), merupakan penyakit yang masih sering terjadi di sana-sini. Hal ini dikarenakan nyamuk penular dan virus penyebab penyakit ini terdapat di sekitar kita.




Demam Berdarah
Oleh: Arda Dinata

Demam berdarah dengue (DBD), merupakan penyakit yang masih sering terjadi di sana-sini. Hal ini dikarenakan nyamuk penular dan virus penyebab penyakit ini terdapat di sekitar kita.

DI Indonesia, DBD pertama kali dicurigai di Surabaya (1968), tetapi konfirmasi analisisnya baru diperoleh tahun 1970. Untuk Jakarta, kasus pertama dilaporkan tahun 1969. Kemudian DBD berturut-turut dilaporkan di Bandung dan Yogyakarta (1972), Sumatera Barat, Lampung, Riau, Sulawesi Utara, dan Bali. Saat ini, DBD sudah endemis dibanyak kota, bahkan sejak tahun 1975 penyakit ini telah berjangkit di daerah pedesaan. Selanjutnya, sejak 1994, seluruh provinsi di Indonesia telah melaporkan adanya kasus DBD dan tahun 1996 polanya telah bergeser dari usia anak-anak ke usia dewasa juga.

Kematian penderita DBD diakibatkan penderita tidak segera mendapat pertolongan. Oleh karena itu, jalan terbaik untuk menghindarkan penyakit ini adalah dengan melaksanakan usaha pencegahan yang ditekankan pada usaha kebersihan lingkungan dan bila ada tanda terkena DBD cepat-cepat ditolong.

Tanda-tanda orang yang terkena demam berdarah, biasanya mengalami demam tinggi 2-7 hari, bintik-bintik merah di kulit bagian lengan dan tungkai, mimisan, perdarahan gusi, muntah darah, mengalami gelisah disertai keringat dingin. Bila tanda itu terus berlanjut dapat menimbulkan kematian.

Sesudah masa inkubasi selama 3-15 hari, orang yang tertular DBD dapat mengalami salah satu dari 4 bentuk kondisi berikut ini. Pertama, bentuk abortif, yaitu penderita tidak merasakan suatu gejala apapun. Kedua, dengue klasik, yaitu penderita mengalami demam tinggi selama 4-7 hari, nyeri-nyeri pada tulang, diikuti dengan munculnya bintik-bintik atau bercak-bercak perdarahan di bawah kulit. Ketiga, dengue haemorrhagic fever (demam dengue/DBD), yaitu gejalanya sama dengan dengue klasik, namun ditambah dengan perdarahan dari hidung, mulut, dubur, dan lainnya. Keempat, dengue syok sindrom (DSS), yaitu gejala sama dengan DBD dan ditambah dengan syok/presyok. Pada bentuk ini, sering kali terjadi kematian.

* *

TANDA umum nyamuk Aedes aegypti, sebagai vektor DBD yang dominan di Indonesia adalah badan dan kakinya berbintik hitam putih, hidup di dalam rumah dan sekitarnya, menggigit pada siang hari, bertelur di genangan air jernih, hidup di tempat yang agak gelap, lembab, dan kurang sinar matahari.

Sementara itu, cara penularan demam berdarah, berawal dari adanya orang sakit demam berdarah, kemudian digigit nyamuk (Ae. aegypti), sehingga bibit penyakit (virus) yang ada pada penderita masuk ke dalam tubuh nyamuk. Selanjutnya, apabila nyamuk tersebut menggigit orang sehat, maka orang itu akan tertulari virus dan terkena demam berdarah.

Pertolongan sementara bagi penderita demam berdarah di rumah adalah diberi minum sebanyak-banyaknya (jika penderita itu masih dapat minum) dengan air masak dibubuhi gula dan garam (larutan oralit), susu, air kelapa, air jeruk, dan atau air teh. Lalu, beri juga obat penurun panas.

Akhirnya, agar demam berdarah tidak terus terjadi dan menyebar, maka langkah terbaik adalah setiap kita harus berusaha membasmi sarang nyamuk penyebar virus dengue di rumah masing-masing. Tepatnya, pemberantasan DBD ini harus dititik beratkan pada pemberantas-an vektor penularnya (Ae. aegypti). Yakni dengan cara mencegah jentik nyamuk agar tidak menjadi dewasa. Caranya, lakukan 3 M, yaitu menguras tempat penampungan air secara berkala; menutup rapat-rapat tempat penampungan air; dan mengubur atau menyingkirkan barang bekas. Inilah yang perlu dilakukan dalam keseharain masyarakat Indonesia. Ayo...., kita bisa berantas DBD! [Arda Dinata].***
'new, bersahabat dengan nyamuk, nyamuk, umur nyamuk, morfologi nyamuk, klasifikasi nyamuk, nyamuk aedes aegypti, nyamuk demam berdarah, nyamuk anopheles, nyamuk chikungunya, nyamuk malaria, nyamuk kaki gajah, filariasis, je, penyakit nyamuk, penyakit nyamuk cikungunya, pengertian nyamuk, hindari penyakit nyamuk, demam berdarah nyamuk, nyamuk baru, reperensi penyakit nyamuk, akibat nyamuk, obat nyamuk, nyamuk blog, mosquito, anti mosquito, mosquito trap, mosquito sound, jurnal nyamuk, jurnal nyamuk aedes aegypti, jurnal pengendalian nyamuk, jurnal nyamuk cuex, nyamuk lingkungan, jurnal pengendalian nyamuk, nyamuk psn, jurnal nyamuk search, jurnal larva, aspirator, aspirator nyamuk, insect aspirator, vektor nyamuk, vektor nyamuk culex, struktur vektor nyamuk, vektor nyamuk anopheles, jurnal pengendalian vektor nyamuk, vektor nyamuk filariasis, pengertian vektor nyamuk, artikel vektor nyamuk, contoh vektor nyamuk, buku nyamuk, anatomi nyamuk, tanaman pengusir nyamuk, tanaman pengusir nyamuk dalam rumah, tanaman pengusir nyamuk blog, tanaman hias pengusir nyamuk, tanaman pengusir nyamuk paling ampuh, jual tanaman pengusir nyamuk, tanaman pengusir nyamuk alami, herbal, tompen, tanaman obat, lavender, zodia, wisata ilmiah nyamuk, musium nyamuk, insektarium nyamuk, tompen nyamuk, darah nyamuk'
WWW.ARDADINATA.COM